Perkumpulan IOA

Pelatihan Kepemimpinan Transformasional Lombok Tengah Batch 19 dan 20

Menguatkan Kepemimpinan Guru, Menyalakan Perubahan di Sekolah Dasar Lombok Tengah

Praya, Lombok Tengah — Perubahan besar dalam pendidikan selalu dimulai dari orang-orang yang berani mengambil langkah pertama. Dengan semangat tersebut, Perkumpulan IOA kembali melanjutkan komitmennya dalam memperkuat kepemimpinan pendidikan melalui Pelatihan Kepemimpinan Transformasional (PKT) Batch 19 dan 20 bagi 68 guru sekolah dasar di Kabupaten Lombok Tengah, yang berlangsung pada 21–28 Oktober 2026. Kami juga berbangga pelatihan ini difasilitasi sepenuhnya oleh 18 orang fasilitator lokal Lombok Tengah sebagai bagian dari upaya keberlangsunagn kegiatan ini untuk dapat menjangkau lebih banyak guru dengan pendanaan mandiri.

Pelatihan ini menjadi bagian penting dari rangkaian Gerakan Lombok Bangkit dalam membangun ekosistem pendidikan yang lebih kuat, kolaboratif, dan berkelanjutan. Setelah sebelumnya melibatkan para pengawas sekolah dan kepala sekolah, kali ini penguatan kepemimpinan diperluas kepada para guru sebagai ujung tombak pembelajaran di ruang kelas.

Melalui pelatihan ini, para guru diajak untuk melihat kepemimpinan bukan sekadar sebagai jabatan atau tanggung jawab administratif, melainkan sebagai kemampuan untuk menginspirasi, membangun kepercayaan, menggerakkan kolaborasi, dan menciptakan perubahan nyata dalam pembelajaran.

Guru yang memiliki jiwa kepemimpinan transformasional tidak hanya berfokus pada apa yang harus diajarkan, tetapi juga pada bagaimana setiap anak dapat tumbuh, belajar, dan mencapai potensi terbaiknya. Mereka menjadi penggerak budaya sekolah yang positif, menumbuhkan semangat belajar, serta membuka ruang bagi inovasi dan kolaborasi di antara sesama pendidik.

Dari kepemimpinan sekolah menuju kepemimpinan pembelajaran

Pelibatan guru dalam rangkaian pelatihan ini merupakan langkah strategis untuk membangun kepemimpinan yang tumbuh dari seluruh ekosistem sekolah. Ketika pengawas, kepala sekolah, dan guru memiliki visi yang sejalan, perubahan tidak berhenti pada kebijakan atau program sekolah, tetapi hadir dalam praktik pembelajaran sehari-hari.

Para guru diharapkan dapat membawa pulang semangat dan pengalaman dari pelatihan untuk diterapkan di sekolah masing-masing. Melalui refleksi, kolaborasi, dan keberanian mencoba pendekatan baru, mereka dapat menjadi penggerak perubahan yang memberikan dampak positif bagi rekan sejawat dan peserta didik.

Bagi Perkumpulan IOA, pelatihan ini bukan sekadar kegiatan peningkatan kapasitas, melainkan investasi jangka panjang untuk membangun kepemimpinan pendidikan yang berakar pada potensi lokal dan berorientasi pada masa depan anak-anak Lombok Tengah.

Setiap guru yang terinspirasi untuk memimpin perubahan membawa harapan baru bagi sekolahnya. Setiap sekolah yang bertumbuh menjadi ruang belajar yang lebih baik akan memperkuat fondasi pendidikan di daerahnya.

Dengan selesainya PKT Batch 19 dan 20, Gerakan Lombok Bangkit kembali menegaskan bahwa kebangkitan pendidikan bukanlah pekerjaan satu orang atau satu kelompok, melainkan gerakan bersama yang membutuhkan kepemimpinan di setiap lini.

Karena ketika guru bertumbuh sebagai pemimpin, sekolah memiliki kekuatan untuk berubah. Dan ketika sekolah berubah, masa depan generasi penerus pun semakin terbuka.

 

oplus_0

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Scroll to Top